Selasa, 17 Desember 2013

BAB 1

BAB I
PENDAHULUAN

1.1.   Latar Belakang
Komunikasi sangat dibutuhkan dalam menjalin hubungan sosial di lingkungan masyrakat. Syarat terjadinya interaksi yaitu adanya kontak sosial dan komunikasi. Komunikasi dapat berlangsung darimana saja baik secara langsung maupun tidak langsung. Misalkan dengan menggunakan media komunikasi berupa  telpon genggam atau yang lebih dikenal dengan sebutan handphone yang saat ini sedang trend di masyarakat. Fungsi utama handphone sebagai alat komunikasi kini sudah mulai bergeser. Dahulu handphone hanya digunakan untuk menelpon ataupun dengan menggunakan SMS (Short Message Service) untuk menyampaikan pesan. Namun sekarang dengan kemajuan ilmu pengetahuan dibidang teknologi yang semakin hari semakin pesat, handphone telah berkembang modern, baik kehandalan, fasilitas fitur seperti adanya musik MP3, kamera, 3G, dan fitur-fitur lainnya yang terus ditingkatkan untuk memanjakan penggunanya.
Perkembangan teknologi yang semakin canggih memberikan dampak terhadap masyarakat Indonesia seperti bertambah banyaknya pengguna handphone setiap harinya. Dahulunya handphone merupakan barang langka dan mewah, hanya kalangan ekonomi atas saja yang dapat memilikinya. Namun seiring dengan perkembangan zaman yang semakin mutakhir menjadikan handphone sebagai barang primer yang mudah dibeli. Saat ini handphone telah menjadi alat komunikasi yang penting dan digemari oleh berbagai kalangan masyarakat, baik anak-anak, remaja, maupun orang tua. Handphone kini sudah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat yang kepemilikannya bukan didasari oleh fungsi utamanya handphone itu sebagai alat komunikasi namun fitur dan harga menjadi pertimbangan dasar dalam pemilihan merek sebuah produk.
Begitu populernya handphone telah menjadikannya barang yang sangat dicari oleh masyarakat. Para produsen berlomba menciptakan produk dengan berbagai jenis merek dengan harga terjangkau. Banyak masyarakat tertarik membeli dan mengikuti keluaran handphone terbaru. Sebagian kelompok masyarakat di Indonesia menganggap bahwa handphone dengan harga mahal dapat menunjukkan identitas diri mereka. Kepopuleran handphone telah membuat alat komunikasi ini menjadi trend kebutuhan dan gaya hidup masyarakat Indonesia.
Begitu banyaknya vendor-vendor yang menawarkan berbagai macam kecanggihan fitur-fitur produk mereka, membuat masyarakat semakin tertarik untuk membeli dan selalu mengikuti tren arah perkembangan teknologi. Tuntutan akan kebutuhan akses yang cepat dan mudah tanpa terbatas oleh ruang dan waktu membuat produsen telekomunikasi bersaing melakukan inovasi baru salah satu menciptkan alat komunikasi yang praktis yaitu smartphone. Perkembangan smartphone telah merevolusi perangkat mobile. Smartphone menggabungkan fitur handphone dan fitur komputer sehingga memperluas fungsi handphone konvensional. Selama periode yang cukup singkat smartphone telah berubah dari sebuah gaya yang terkesan mahal menjadi kebutuhan yang harus dimiliki.
Menjamurnya pasar smartphone membuat persaingan semakin ketat. Ketatnya persaingan membuat para pemasar berupaya memberikan produk dengan kualitas, fitur, dan harga. Dampak positifnya adalah masyarakat semakin terjangkau dengan harga smartphone yang beredar saat ini. Salah satu vendor terlaris di pasaran saat ini adalah BlackBerry.
BlackBerry pertama kali diperkenalkan pertengahan Desember 2004 oleh operator Indosat dan perusahaan Starhub.Perusahaan Starhub merupakan  pengejewantahan dari RIM yang merupakan rekan utama BlackBerry. Di Indonesia, Starhub menjadi bagian dari layanan segala hal teknis mengenai instalasi BlackBerry melalui operator Indosat. Indosat BlackBerry menyediakan layanan BlackBerry Internet Service dan BlackBerry Enterprise Server. Menurut pakar internet Indonesia Onno Purbo seperti yang dikutip BBC pada tahun 2011 lalu, dia mengatakan bahwa, “popularitas BlackBerry juga didukung oleh desainnya yang unik, lucu serta menarik.Hal tersebut membuat orang semakin PeDe ketika memakainya”.
BlackBerry berhasil menggeser ponsel konvensional yang ada. Dari segi harga, perangkat ini juga lebih murah dibandingkan dengan Iphone yang juga sama-sama di pasarkan di Indonesia pada saat yang bersamaan. Menurut Patrick Spence, RIM Global Sales Chief, dikutip Reuters beberapa waktu lalu mengatakan bahwa, “RIM tetap mempertahankan pola penjualan serta produksi dengan tujuan untuk membantu orang-orang yang akan bermigrasi dari ponsel lama ke dunia smartphone dan BlackBerry adalah jembatannya”. Salah satu alasan masyarakat lebih menyukai produk RIM daripada handset dari vendor lainnya adalah terdapatnya fasilitas BBM. Penggunaan fasilitas SMS, MMS, dan EMS di Indonesia memang cukup menguras pulsa, oleh karena itu fasilitas di dalam BlackBerry tersebut menjadi salah satu alternatif untuk menghemat pulsa. Saat ini hampir tidak mungkin menemukan ruang yang tidak ada pengguna BlackBerrynya. Ini terbukti dari analisis lembaga analisis pasar GFK, menyebutkan bahwa hingga triwulan tiga 2012, sebanyak 4,5 juta BlackBerry terjual di Indonesia. Angka penjualan BlackBerry tercatat paling tinggi dibandingkan smartphone lain di Indonesia. Pertumbuhan penjualan BlackBerry tampaknya didorong oleh ketersediaan BlackBerry entry level seperti BlackBerry 8520 (Gemini), Blackberry 9220 dan Blackberry 9320. Diluar BlackBerry GSM, belakangan juga marak BlackBerry CDMA yang harganya jauh lebih murah. Di sisi lain, menjamurnya komunitas publik terbentuk karena kesamaan minat, profesi, aktivitas keseharian, serta kebutuhan akan up date informasi juga ikut mempengaruhi pilihan atas suatu gadget. Sejauh ini BlackBerry mampu memenuhi kebutuhan itu. Blackberry Messenger (BBM) dan BlackBerry Internet Services (BIS) menjadi unggulan BlackBerry hingga saat ini dan belum terkalahkan oleh produk lain. Apa yang dimiliki BlackBerry hingga saat ini dan belum terkalahkan oleh produk lain. Apa yang dimiliki BlackBerry sangat menopang kebutuhan pengguna layanan telekomunikasi di Indonesia yang tengah deam berjejaring sosial atau menggunakan media sosial. Kenyamanan yang ditawarkan BlackBerry memang belum tergoyahkan sekalipun bermunculan smartphone dengan sistem operasi baru.        

1.2.   Rumusan Masalah
Rumusan masalah dalam penelitian ini :
Apakah  gaya hidup, harga, dan harga berpengaruh dalam keputusan pembelian handphone BlackBerry pada mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Gunadarma Depok?

1.3.   Batasan Masalah
Batasan masalah pada penelitian ini adalah variabel yang mencakup variabel gaya hidup, harga, dan fitur serta keputusan pembelian  pada mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Gunadarma Depok. Jumlah sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah 60 responden. Sedangkan waktu penelitian yang dijadwalkan hingga rampung hasil penelitian ini diperkirakan kurang lebih lima bulan dimulai dari bulan Maret samapai dengan bulan Juli tahun 2013.

1.4.   Tujuan Penelitian
Tujuan Penelitian
1.      Untuk mengetahui faktor gaya hidup, harga, fitur yang mempengaruhi keputusan pembelian handphone BlackBerry pada mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Gunadarma Depok.
2.      Untuk mengetahui faktor apa yang dominan dalam melakukan keputusan pembelian di antara variabel gaya hidup, harga, dan fitur yang mempengaruhi keputusan pembelian handphone BlackBerry.

1.5.   Manfaat Penelitian
Adapun manfaat penelitian yang dapat diperoleh dari hasil penelitian ini adalah sebagai berikut :
1.      Manfaat akademis
a.       Manfaat akademis dari penilitian bagi peneliti adalah :
Melalui penelitian ini diperoleh data-data yang digunakan sebagai bahan penyusunan Penelitian Ilmiah yang merupakan salah satu syarat kelulusan di Fakultas Ekonomi, Universitas Gunadarma.
b.      Manfaat akademis dari penelitian bagi Universitas adalah :
Melalui penelitian ini digunakan sebagai bahan kajian penelitian dalam penyusunan Penelitian Ilmiah bagi mahasiswa Universitas Gunadarma, Fakultas Ekonomi.
2.      Manfaat Praktis                    
a.       Manfaat praktis penelitian bagi konsumen handphone adalah :
Sebagai bahan pertimbangan konsumen dalam rangka menentukan strategi pengambilan keputusan pembelian handphone,terutama konsumen harus memperhatikan hal-hal atau atribut apa saja yang dianggap penting agar konsumen merasa puas.
b.      Manfaat praktis dari penelitian bagi produsen handphone adalah
Sebagai bahan pertimbangan produsen dalam rangka menemukan strategi pengambilan keputusan pembuatan handphone, terutama produsen harus memperhatikan hal-hal atau atribut apa saja yang dianggap penting agar produsen dan konsumen puas.
                       



Tidak ada komentar:

Posting Komentar